Just another WordPress.com weblog

Terbaru

singgah

hey, aku kangen

tidak apa-apa ya,

aku tetap menyayangimu, pojok pelangi dan bintangku, selalu:)

 

(mungkin) (bukan)

Titik  terendahmu,

(mungkin) (bukan) ketika kau kehilangan seseorang yang penting dalam apapun


(mungkin) (bukan) ketika  mainan berharga sisa masa kecilmu dibuang ibumu


(mungkin) (bukan) ketika kau kesakitan  di bahagiamu ,

dan tidak mampu apa-apa.

Bukan (pohon) Tuhan

Ini bukan seperti sebuah pohon yang kuanggap Tuhan ketika di usia keenamku

dahan sepi yang menyapa

Tapi,

Bukankah, Tidak pernah ada yang salah dengan dahan tak berdaun ?

pelangi di Sykirtilia

ini adalah planet sykirtilia

sykirtilia planetus


hari ini akan kuberitahukan sebuah kisah padamu

(sebenarnya rahasia, tapi mulutku gatal untuk menceritakannya- aku agak nakal hehe)


Raja baru di planet ini terpilih, Akramedius SankxaMtious . ia adalah putra mahkota Baginda Raja Kutrakhmergala AnkxaRaTious. Ia menggantikan Baginda Raja, karena baginda Raja mengidap penyakit uRlustuiosy (namanya aneh, dan menurut cerita itu adalah penyakit yang cukup serius di masa itu)


Raja Akramedius SankxaMtious cukup tampan, setidaknya menurut cerita ibuku. Ketika ia kecil dulu (ibuku), Raja sangat disukai gadis-gadis. Ketika itu, Dia muncul sebagai Raja baru yang sangat baik dan mencintai anak-anak.


Aku juga suka padanya.(kalau sekarang sih dia sudah tua ;) )


Kembali ke ceritaku,

di masa itu,

Anak-anak di planet ini bermuka pucat,. Kulitnya putih pucat seperti lobak yang terendam air berhari-hari. Putih – pucat- dan tentunya tidak enak dilihat. hiiiiiiiii

Ini karena mereka jarang keluar rumah.jarang terkena udara , matahari dan juga angin pagi hari yang sepoi-sepoi. wuiiihhhhhhh


Mereka bangun tidur, bangun, berangkat ke sekolah (tidak berjalan kaki tapi menggunakan kendaraan karena takut membuang waktu), pulang sekolah, tambahan belajar di gedung khusus bernama kbushanksa (tempat mereka bertanya pada sang ahli tentang pelajaran yang mereka tidak tahu – ini program pemerintah), dan malamnya mereka akan langsung tidur karena lelah. Seperti itu terus setiap harinya

Dan raja baru di planet ini tidak menyukainya, (Dia memang KEREN)

Raja tahu, beberapa abad silam, anak-anak diplanet ini tidak bermuka pucat dan berwajah serius seperti kala itu.

Ia merasa harus berbuat sesuatu untuk menjadikan anak-anak ini mau keluar rumah, ia tahu udara luar sangat baik untuk mengurangi kepucatan mereka.

Selanjutnya,

Menurut kisah dan rumor yang beredar,

Raja berdoa pada Penguasa Langit untuk membantunya.

Di suatu hari (kenapa ya orang-orang suka mengawali cerita dengan kalimat ini ..heran), dengan bangga hati raja mengundang seluruh anak-anak ke sebuah lapangan yang sangat luas (sangat susah sekali sebenarnya mengundang anak-anak di planet ini karena hari itu bukan hari libur, tetapi ini kan perintah raja)


Pagi itu tepat pukul 7.00 pagi, ditengah-tengah lapangan Klourtam ( ini nama lapangan luas itu).


Anak –anak itu diminta Raja untuk bersama-sama melihat ke langit.

Langit itu tidak begitu cerah ataupun gelap. Biasa saja. Berwarna biru pucat. Semua mata anak-anak melihat keatas. Menatap.

Dan Tiba-tiba. Perlahan, muncul sesuatu

Sesuatu muncul dan makin lama makin jelas.

Itu bukan awan. Bentuknya seperti setengah lingkaran yang membentang dan seperti membelah langit. Tidak . itu seperti jembatan. Apapun lah. Yang paling menarik adalah

WARNAnya ,

Ia berwarna-warni.

merah – jingga- kuning- hijau – biru- nila - dan ungu.

si PELANGI

Raja berkata dengan setengah berteriak “ hai, anak-anak yang kucintai. Ini hadiah untuk kalian, (mata anak-anak masih menatap ke atas. Takjub). Namanya Pelangi. Kalian akan bisa melihatnya di setiap hari senin pagi, di waktu yang sama dengan hari ini. Tataplah dan rasakan keindahannya. Maknai apapun yang kalian rasakan. Selamat bermimpi, anak-anakku”

tepuk tangan pun bergemuruh di lapangan itu. Seluruh anak-anak. Tersenyum bahagia. Dan itu untuk pertama kalinya mereka menyukai dan mau berda di luar gedung. Di alam seadanya. Dan kulit mereka pun beradu dengan udara dan alam.

Ya Cantik sekali ,

seperti ucapan Raja, Pelangi datang setiap hari Senin pagi

(aku sungguh tidak tahu alasannya).

Anak-anak di planet ini sangat menyukainya

Sampai-sampai membuat hari melihat pelangi,

untuk itu , agar anak-anak tetap tidak membolos sekolah tetapi tetap dapat melihat pelangi, sekolah membuat sebuah kebijakan untuk mengadakan semacam kegiatan upacara setiap hari senin dan itu wajib, di pagi hari tepat di mulai jam 7.

Pelangi , Benar-benar menakjubkan.


Baiklah, kalian tentu bisa melihat dan menebak perubahan yang terjadi,

anak-anak di planet ini tidak bermuka pucat LAGI!!. Raja pun senang.

Dan ternyata ada sebuah efek positif yang tidak di duga sebelumnya.

Pelangi ternyata membuat anak-anak bisa bermimpi (wow). Ini keren. Mereka menjadi anak-anak yang sepertinya memiliki mimpi setinggi gunung Kersta (gunung tertinggi di Sykirtilia). Baru tahulah seluruh penghuni planet ini bahwa bermimpi itu tidak hanya bisa dilakukan ketika kita tidur, tetapi saat terjaga pun mampu. Pelangi menyadarkan mereka.

TETAPI

Lambat laun terjadi sebuah pergeseran,

Entah mengapa adanya pelangi ini membuat masalah sosial di planetku.

Produksi menurun, surat-surat terlambat datang, rumah sakit tutup di hari senin, dan masih banyak lagi.

Kenapa?

Simple tapi juga aneh

Orang-orang dewasa ternyata juga ikut menikmati pelangi di hari senin,

Di setiap hari senin pagi , mereka membengkalaikan pekerjaan mereka.


Mereka meninggalkan pekerjaan mereka, dan bersama-sama pergi melihat pelangi dari tempat-tempat yang di sukai.

Raja Akramedius SankxaMtious melihat bahwa ini akan bisa membawa kehancuran bagi planet ini.

Sebagaimana diketahui, sykirtilia memang dikenal sebagai planet pekerja keras dan kehidupan di planet ini sangat teratur. Keterlambatan sedikit saja bisa mengakibatkan hal besar, dan mengerikan.


Akhirnya diketahuilah,

‘menurut berita-berita yang gencar berada di media elektroinok kami kala itu, Televistanio. Orang –orang dewasa ini terkena “ chilidraune evectanus synrdaumayaitu, mereka ingin kembali ke masa kecil.

Sebabnya, ketika mereka kecil, mereka hanya melakukan aktivitas yang disuruh orangtua mereka, belajar dan sekolah serta tidur siang, mereka harus belajar dan mendapat nilai baik agar mereka bisa bekerja dengan baik ketika dewasa. Mereka belum pernah melihat benda seindah pelangi, belum pernah merasakan perasaan yang berwarna-warni ketika melihatnya. Bisa berpikir, menghayal, bermimpi ( wow, ini adalah salah satu hal yang belum pernah terjadi. Bermimpi ketika mereka tidak tidur). Sehingga pekerjaan mereka pun terasa tidak penting lagi. Dan ikut menikmati pelangi di senin pagi

Tetapi ini tidak boleh terjadi,

Raja akhirnya memutuskan untuk meminta pada Penguasa Langit untuk menghilangkan pelangi di senin pagi.


Menyedihkan.

Seluruh planet seperti berkabung.


Antara sedih, tetapi tahu bahwa Raja mereka sudah berusaha memberikan jalan terbaik untuk planet ini.

Sampai akhirnya semua sadar,

Mimpi bukan hanya milik anak-anak, petani, guru, pekerja bangunan, presiden ataupun pelayan restoran, tetapi milik semua.


Dan kita memang perlu bermimpi, memiliki mimpi dan menjaga mimpi.Agar dapat menikmati segala hal di dunia ini dengan lebih baik

walau sekarang semua orang di sykirtilia bisa bermimpi, mereka tetap sedih. Karena benda awal yang menyadarkan mereka akan indah dan pentingnya bermimpi sudah tidak ada.si PELANGI


Sudah terlanjur,


Mereka sudah terlanjur memutuskan janji untuk menghilangkan pelangi setiap hari senin.


Melihat kesedihan , penguasa langit yang Maha Baik,memberi hadiah istimewa, yaitu mereka akan bisa melihat pelangi lagi, tetapi tidak setiap hari senin. Melainkan sewaktu-waktu. Yaitu ketika sehabis hujan. Hujan adalah lambang kesuburan, dan akan muncul pelangi sewaktu-waktu sehabis hujan. Untuk mengingatkan mereka akan mimpi yang harus terus ada dan juga harapan.


Karena itu, ketika hujan datang, walaupun hujan itu basah. Disetiap sudut kota, dapat dilihat anak-anak mengintip dari jendela, orang-orang dewasa duduk di teras rumah, atau dimanapun. Menyempatkan diri melihat ke langit. mereka berharap sehabis itu akan muncul pelangi.

——————————————————————–

ini bonus untuk kalian yang tetap mendengarkan,

ini masih di Sykirtilia


Seorang wanita tengah baya, Lolyana Geraluipaeus. Seorang pembuat candya (permen) tengah tersenyum bahagia di dapur permennya yang luar biasa penuh permen.heheee.

Kalian tahu?

Mengapa ia bahagia? tunggu

ia berlari sambil berteriak keluar rumah.

Memanggil anaknya, saudaranya, tetangganya.

Semua berkumpul terheran-heran melihat si pembuat permen ini bertingkah seperti itu.

Selanjutnya masih dengan tersenyum bahagia, ia membagi-bagikan sesuatu kepada mereka semua. Sesuatu yang membuatnya berkutat selama berminggu di dapur permennya.

Ketika melihatnya , seketika semua orang ikut tersenyum bahagia.

mereka tersenyum melihat permen buatan Lolyana

lolypapous

Lolypapous, permen pelangi.

(dan sekarang aku sering menyebutnya lolipop- lebih mudah diucapkan ^^)

Lolyana ingin membuat sebuah permen pelangi dengan bentuk yang sama persis, tetapi ternyata sulit dan susah untuk digabung dengan stik nya. Sehingga ia punya ide menggulungnya. Ternyata tetap cantik tanpa menghilangkan kesan pelanginya.

Hmmmm…merah- jingga- kuning- hijau-biru-nila –ungu

Terimakasih Lolyana, untuk permennya yang akan selalu mengingatkan kami untuk tidak lupa bermimpi dan memiliki harapan.

DAGADU – MATAMU

Ketika itu , hampir sebelum saya mengambil gagang pintung ruangan bernomor 205, saya ditakdirkan bertemu seseorang, seseorang yang tak lain tak bukan adalah si Bapak Pengajaran (sebut saja namanya Bapak Berkumis  yang Budiman).

Tiba-tiba di bapak berkumis yang budiman(BPyB) itu memanggil saya : Qha!!!

Saya     : “ IYA , Pak berkumis nan budiman?”

BPyB   : “ Qha, kayaknya tak liat ada yang beda dari kamu?”

Saya     : “ Oh ya, Pak” .menjawab dengan sedikit setengah hati coz merasa ini percakapan yang sedikit harus dihindari ketika kita jelas-jelas sudah telat kuliah. Tetapi saya lanjutkan “ beda gimana , Pak?”

BPyB   : “Apa ya?”

Tiba-tiba entah dari mana datangnya ternyata saya baru sadar bahwa bukan hanya si BPyB itu yang mengamati saya dari ujung bawah ke ujung atas. Di sampingnya ada seorang makhluk juga yang saya kenal (pastinya) tetapi saya benar-benar lupa ketika menulis postingan ini. Im sorry, my pal;p. Bahkan jenis kelaminnya pun saya lupa. Berjilbab? Tidak berjilbab? Berkumis? Gonrong? Ahhhh entahlah. beneeran lupa saya.

Sebut saja dia Teman yang Saya Kenal tetapi Lupa (TySKtL)

Saya     : “ Apa ya , Pak?” entah kenapa saya malah jadi tertarik untuk tau apa  dan tidak memikirkan ketelatan saya (biasanya jg ga pernah mikirin si;) )

BPyB   : “ kurusan”

Saya     : oh,girls. Itu harusnya jawaban yang selalu ingin didengar para gadis-gadis normal, dan saya rasa saya normal. Tapi ntuk hari ini saya harus mengakui bahwa itu pasti……

TySKtL: “ bukan, pak. Qhachan malah tambah gemukan”

Hmmm… sial , teman saya itu memotong pikiran saya. Ok tadi saya pun bermaksud bilang “pastibukan itu bedanya”. Yah karena kenyataannya dalam beberapa minggu ini saya memang naik 2 kilo. Ok ga penting. Yang penting saya mau tau apa yang beda pada saya.  Dan kembali bertanya.

Saya     : “ apa  Pak kira2?”

BPyB   : “ hmmm. Saya tau , Qha. Mukamu beda. Aneh. Terlihat kayak…..”

Saya     : “….orang stress ya, Pak”, saya memotongnya

BPyB   : “ Nah iya, kamu kliatan kayak orang banyak pikiran, ga seperti biasa.”

TySKtL: “Iya , benar Pak”. Si teman tak teringat itu tiba-tiba nimbrung lagi dan perannya pun cuma sampe sini karena setelah mengucapkan kata-kata terakhirnya ia pun ngeloyor pergi. menghilang, menjauhhhh, (horeeee)

Saya     : “ hmmm..iya pak saya emang lagi sakit fisik dan mental” (orang  yang kuliah psikologi diajarkan untuk tidak malu untuk mengungkapkan kondisi psikologis mereka, karena  sakit mental (menurut saya) ≠ sakit jiwa.

TAPI, Please… jangan membayangkan kami berjalan-jalan di gedung kuliah dan berteriak-teriak “ Saya Sakit Mental, lho!!” atau  semacamnya. Ya belum sampai se ekstrim itu. (bukankah begitu teman-teman psikologi?)

-baiklah saya cepatkan ceritanya, setelah menyudahi pembicaraan dengan BPyB dan pertemuan singkat dengan TySKtL. Saya masuk kuliah dan merasa bodoh karena ternyata kuliah kosong dan saya hanya menjumpai seonggok bangku-bangku serta meja yang juga melihat saya dengan tatapan kosong. Saya sempat merasa mereka (si bangku dan benda2 di kleas kosong lainnya) juga berkata “ qha, kayaknya kok ada yang beda ya dari kamu”. Untuk menghindari fakta yang sama dengan tadi , saya segera kabur dari kelas itu dan berjalan menuju. WC emmm toilet wanita maksudnya.

disebuah toilet wanita…

Oke, sudah hampir 5 menit saya lihat-lihatan dengan seseorang yang harusnya berwajah cukup cantik dan enak dilihat tapi pada kenyataannya saaat itu saya hampir-hampir tidak mengenalinyaaaaaaa….

Ow..ow…siapa dia???.

Saya lihat satu-satu.

Pipi-nya?

Oke, dia masih menempel dengan mantabnya dan seakan – akan berkata “say no to TIRUS, honey

Mulut?

Masih jauh dari bibir dower nan seksi, ataupun tipis melipis. Alias masih sama.

Hidung?

Sama juga. Kata sebagian orang bagaikan jambu. Tanpa kesan imut sama sekali. Dan saya masih melihat itu.

Mata?

tidak coklat dan tidak murni hitam juga. Dengan ujung kelopak mata yang sedikit turun. Yang menurut orang-orang membuatnya menjadi orang berwajah melas. Yup, juga Sama.

Alis?

Tidak tebal, hampir mendekati tipis dan masih menyimpan memori 15 taun silam ketika dicukur  dengan alat cukur kumis punya si babe( ingatlah, jangan main2 dengan alat cukur kumis, apalagi untuk cukur alis karena tumbuhnya luaamaaaa sekali)

Haaaaaa……saya bingung. Lantas apa yang beda.

Kenapa saya tidak mengenali wanita berkerudung di di depan saya?

Saya mengulangi melihat- melihat lagi , satu demi satu.

Apa yang berubah. Warna kulitnya memang memudar. Tapi rasanya bukan itu.

Berpikir, terus berpikir.

Dan yaaaaa…dengan senang dan berat hati saya tau, saya tau apa yang berbeda dan membuat saya tak mengenalinya..,

saya yakin itu,.

MATAnya

Saya tau wanita di depan saya itu punya mata yang memelas, tetapi itulah yang tadi saya lupa. Saya sangat mengenalinya lewat matanya. Hampir 15 tahun terakhir (ketika saya mulai intens berhadapan dengan yang namanya cermin) saya selalu melihatnya di pagi hari, sebelum berangkat sekolah. Matanya. Matanya selalu menatap saya. Penuh semangat. Dan sangat menyemangati. Matanya memang tidak seperti bola pingpong, tidak besar membulat seperti tokoh gadis cantik di serial cantik dan pastinya tidak  seperti Mandira di My Name’s Khan (ohhh,,,her eyes is sooooo beautiful).

si mandira ^^

ataupun seperti dari  10- most- beautiful-eye-in yhe-world.

angelina jolie

hahaaa.jauuuuuhhhhlah

Tapi buat saya, mata wanita itu selalu punya energi yang luar biasa untuk saya. Untuk sekedar tersenyum ketika saya senang , menemani  saat saya sendirian, ikut mengasihi ketika saya sedih. Dan saya akan merasa lebih baik. jauh lebih baik.

Dan sekarang, saya tahu. Bahwa mata itu sudah berubah. Jangankan memberikan semangat untuk saya, bahkan untuk dirinya sendiri pun sepertinya tidak. Bagaikan heandphone yang hampir keabisan batre. Dia sedang lowbat. Ya, benar!!! Dia sedang lowbat dan butuh di charge.

Astaghfirullah,

Saya merasa sangat jahat. Itulah kesalahan saya. Ini benar murni kesalahan saya. Saya lupa men-chargenya. Saya khilaf. Selama ini terlalu asyik dengan diri saya sendiri. Saya lupa menanyakan keinginannya. Saya bahkan jarang sekali menyapanya. Tidak pernah mengucapkan selamat tidur untuknya. Saya terlalu sibuk ini-itu-ini-itu-ini-itu.

Saya akan membuatmu mengeluarkan pancaran energi postifmu lagi.

Pasti.

Saya janji.

Beberapa waktu ke depan ini akan menjadi milikmu, wahai gadis.

Sampai kamu menjadi kamu yang saya kenal.

Salam pertemanan kembali,gadis



sholat &Makanan

beberapa hari yang lalu, ketika aku sedang mencuci alat2 abis manjat tebing.

lokasi: di sudut fak.psikologi yang ada ledeng airnya.

seorang teman tiba2 bertanya” kenapa kamu sholat?”

wow simple sekali,

“karena itu ibadah”, mungkin harusnya aku bilang begitu.

tapi menurutku dia tidak bertanya tentang itu. dan aku menjawab dengan apa yang aku pikirkan tentang sholat

“karena kalau enggak sholat aku takut lapar & sakit “

“maksudnya,?” tanyanya

“kamu tau ga? aku ini orang yang banyak makan lho. dan mudah bgt kelaperan. aku bener2 mesti makan 3 x sehari. dan punya penyakit maag( ini ga keren bgt).  jadi kalau aku ga makan, badanku jadi lemes, ga bisa mikir, emosi, terus kena penyakit yang aneh2.

“terus, hubungannya ama makan?”, dia nanya lagi..huhu padahal baru mau dijelasin

“padahal kmu tau ga???”

” aku ini ada 2 lho (hoho).

ada badannya ama ada jiwanya^^”

“sholat itu makanan buat “jiwa” ku. dia adalah tempe gorengku, nasiku, pecel leleku, dan lain2nya. jadi  kalo telat atau ga sama sekali aku lakuin bisa kena yang aneh2 juga nanti. dan aku ga mau.

itu jawabanku , teman.

terimakasih telah menyadarkan kalo ternyata aku selama ini hidup dari perumpamaan2.

dan semua orang punya jawaban masing2.

Allah yang Maha Baik,

selama ini aku baru sadar, ternyata aku suka bgt nambahin makanan yang enak2 di luar menu aslinya  , kayak cupacup, beng2, es krim moo, batagor, mie ayam dan susu ultra ampe badanku sehat begini (keliatannya).

tapi belum sering punya niat   buat nambahin menu tambahan buat aku yang satunya lagi…maaf.. dan harus lebih baik …

tetapi

aku menyukai sesuatu yang normal tetapi tidak menyayanginya



aku menunggu yang diam tetapi tidak mengharapkannya



aku mengagumi kekosongan tetapi tidak memujanya



aku mengagumi kesederhanaan dan belum memiliki kata “tetapi” untuk melanjutkannya…

ini hari sabtu tanggal 26 Desember 2009 bersama mesin waktu

saya membuka situs jejaring fesbuk,
lalu beranjak ke yahoomail,
dan dilanjutkan dengan friendster ( yang berkali-kali gagal karena dengan sengaja atau tidak telah melupakan passwordnya).
dan ditutup dengan mengapdet si blog ini..

saya melihat teman ( kemarin&sekarang), mengamati kabar, memandangi tulisan,

ini yang dinamakan menggunakan mesin waktu teknologi untuk kembali ke masa lalu…

_manusia mesin waktu_

Bangunan Prisma bercat Cokelat

ini bukan tentangku, tentangmu, ataupun ilalang…
tapi tentang seseorang ,
tepatnya seorang adik laki-laki yang pernah kutemui (ditemui?) di suatu waktu di penghujung sebuah tahun ,
beberapa tahun silam….

kalian pasti pernah merasa sedih yang berlebihan,???
rasanya perut kalian seperti diremas-remas, air mata pun keluar tanpa basa-basi (dan sangat banyak),
dan disuatu tempat yang aku belum yakin benar dimana letaknya,
hmm di jantung ???(bukan),
di hati ???(entah),
di rusuk ???( tidak yakin),
di situ, rasanya sangat sakiitt…sakit sekali
sampai tidak tahu, dan tidak ingin menyadari diri sedang saat dimana saat itu. rasa yang bahkan otakpun tidak dapat memberikan solusi logis (khasnya).

saat itu aku merasa seperti itu.

di sebuah tempat umum, tapi cerdasnya aku saat itu. tempat itu tidak terlalu ramai, cenderung sepi, tapi masih bisa melihat orang berlalu lalang di depanku.

aku menatap bangunan didepanku, menatapnya dalam. seperti berusaha memahaminya,
bukan karena ingin tahu sebenarnya.
tetapi…karena tidak tahu lagi harus menatap ke arah mana.
bangunan itu hanya sebuah bangunan prisma segi empat setinggi 2 meter, ber cat coklat,hemmm ya . entah,,,seperti itu kira-kira..

dia ‘si adik laki-laki’ itu tiba-tiba muncul (tidak..bukan dari bangunan prisma itu) melainkan dari arah kananku, dia terlihat sedikit berlari (aku menoleh karena mendengar suara kakinya),
sampai persis 1 meter di dekatku dia berhenti, berjalan, (aku masih melihat ke arahnya),
dan kemudian benar2 berhenti dan duduk di samping kananku.. diamm…
aku cepat-cepat mengalihkan pandangan lagi ke bangunan tadi. aku bisa merasakan si adik laki-laki itu melihatku (mengamatiku). tapi aku tidaak berani bertanya ” ngapain liat-liat?” ataupun ” hay, kamu kenapa tidak duduk di kiriku saja” atau pernyataan apapun yang penting atau pun tidak!!!..
karena, ,,,karena saat itu aku sedang menangis,
yaa menangis dengan bodohnya sampai membiarkan orang lain tetap melihatku dengan keadaan seperti ini.

entah kenapa, karena risih, atau karena sudah capek, atau apapun…aku berhenti, berhenti menangis,,,kemudian menoleh ke arah adik laki-laki itu (yang masih melihatku). bertatapan. ya aku tersenyum..memberikan senyumku..untuk apa..entah..tapi aku merasa seperti untuk mengucapkan terimakasih karena ia membuatku berhenti menangis( menurutku saat itu)…untuk apapunlah..aku saat itu hanya ingin tersenyum padanya… dalam hati “terimakasih, adik laki-laki”.

sekali, duakali, tiga kali sampai berapa kali.
aku selalu bertemu dengan adik laki-laki itu, di situ, di kursi di depan bangunan prisma bercat coklat.
bahkan aku seperti menjadikan “acara melihat bangunan prisma” ke dalam agenda rutinku.
sedikit catatan, ‘walaupun aku sedang tidak menangis’,
yaaa adik itu selalu datang, saat aku menangis, terkekeh-kekeh bercerita, diam, kesal, atau apapun..
yang selalu sama adalah adik laki-laki itu selalu DIAM.. ya tidak berkata, , tidak mengeluarkan suara,,diam yang benar-benar diam…dia hanya melihatku,
oh ya, adik laki-laki ku itu selalu memakai t-shirt dengan warna-warna yang aku rasa diluar warna mejikuhibiniu…..krem…hijau lumut..ungu bercampur abu-abu..warna2 anhe. lalu tingginya? tidak tahu pasti karena kami tidak pernah berdiri berjajar. yah mungkin tidak lebih tinggi dari ku sekitar 160-an cm, aku merasa yakin. ( karena itu aku menyebutnya adik, haha).

…………………………………………………………………………………………………………………………………………

titik-titik di atas untuk mewakili beberapa kata yang harusnya ada, tapi tidak dapat ditulis karena aku tidak tahu..
aku menyebutnya sebagai masa amnesia,,,

aneh , aku juga tidak tahu kenapa bisa ada masa amnesia…

sore itu (setelah sembuh dari amnesiaku), aku melakukan “acara melihat bangunan prisma”.
aku duduk di depannya, tersenyum, diam, berpikir, mengenang sesuatu, melihat ke arah kananku, menunggu, sampai kemudian tiba-tiba menitikkan air mata (tidak menangis).
kemudian bangun, dan berjalan menjauhi bangunan prisma itu.

belum jauh dari situ aku berpapasan dengan seorang laki-laki setinggi 170-an cm sepertinya seusiaku atau lebih sedikit. mengenakan T-SHIRT coklat tua+ jeans biru. kaget. melihat ke arahnya, bertatapan, kemudian berpikir,berjalan lagi…
tunggu, mata itu sangat mirip dengan mata adik laki-laki yang diam .. aku mengenalinya karena aku cuma ingat matanya tentu tidak suaranya, sama sekali!
aku berhenti dan menoleh ke belakang. laki-laki yang matanya terlihat sangat mirip dengan adik laki-laki itu berjalan ke arah 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan seusianya (seusiaku juga). terlihat bercakap-cakap. laki-laki itu tertawa hingga terlihat gigi-giginya. aku masih melihatnya. dia berbicara dengan sangat antusias pada teman-temannya. sangat antusias, kemudian teman-temannya pun tertawa. sedikit nyaring karena dari jarak 15 meterpun aku masih b,isa mendengar suaranya. hemmm suaranya.
aku kembali berbalik arah.
aku kembali berjalan, sambil berpikir sesampainya dirumah aku akan segera membuat sebuah jadwal baru di agendaku, sebuah agenda lain,

agenda untuk mengganti “acara melihat bangunan prisma”.

karena adik laki-laki itu selalu diam, sedangkan laki-laki itu berbicara bahkan tertawa.

berterimakasih untuk apapun yang pernah dihadirkan di hidupmu
_ Qha_

bulan Juli

ternyata tanpa diminta
Lambat laun pun lenyap , April, Mei, dan kini Juni
sekarang sedang Juli

Tapi Juli ku seperti November.titik.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.